Friday, December 23, 2016

4 Langkah Mudah Memperbaiki Hubungan Cinta Yang Retak

sumber gambar : doktercinta.info


Cara memperbaiki hubungan yang renggang memang tidak mudah. Sebelum kalian sejauh matahari pasti pernah sedekat nadi, dan inilah yang membuat batasan canggung terus menghantui. Kadang-kadang sulitnya memaafkan orang yang telah kita percaya sepenuhnya memang membutuhkan energi ekstra dibandingkan mengampuni orang lain yang masih asing dalam kehidupan kita. Pertanyaannya, benarkah kamu sudah rela dia membangun hubungan baru dengan orang lain ?. Selama cara memperbaiki hubungan yang hampir hancur masih bisa diusahakan, mengapa langsung menyerah begitu saja ?. Bukankah memulai perkenalan, nyaman, bercerita segalanya tentang keluh kesah kehidupan, menjalani hari-hari buruk tanpa merasa sendiri, dan segala kenangan yang sudah terlewati bersamanya tidak mudah digantikan oleh orang lain yang bahkan kamu sendiri belum tahu siapa penggantinya.
Sebelum ada masalah yang membuat kamu datang mencari cara mengembalikan hubungan yang retak dalam percintaan ini, pasti ada sesuatu hal yang terjadi. Mungkin saja kesalahan telah kamu perbuat, namun kamu tidak merasakannya. Kadang-kadang bisa jadi pihak yang bersalah adalah kekasihmu, tapi dia sedang mengalami kondisi tertentu sehingga menyalahkan kamu. Sudah, jangan terlalu larut dalam kesedihan. Kamu masih bisa kok menyambung kembali, begini cara memperbaiki hubungan yang hampir putus.
1. Jangan Mendesak
Rasa khawatir diputuskan atau marah dalam jangka waktu panjang biasanya mendorong kita merengek kepada kekasih. Tidak semua orang akan luluh seketika dengan sikap semacam ini. Malah beberapa laki-laki yang notabenenya bersifat keras membutuhkan waktu sendiri agar bisa berpikir jernih. Cukup jelaskan saja duduk perkara yang membuat kalian bertengkar. Uraikan segalanya dengan jujur. Jika dia tidak mau mendengar, bukan berarti cara memperbaiki hubungan yang rusak dengan pacar gagal. Pahamilah, dia hanya sedang membutuhkan waktu agar tidak mengambil keputusan sembrono. Jadi jangan terlalu mendesaknya. Yang ada nanti dia malah bertindak spontan seperti refleks mengatakan ‘putus’ atau pernyataan lain penyebab sakit hati.
2. Turunkan Ego
Setiap manusia memiliki tingkat egois masing-masing. Ada orang yang terkenal egois ketika sudah berhadapan dengan kekasihnya malah lunak dan selalu mengalah, ada. Inilah cara memperbaiki hubungan dengan pacar setelah bertengkar. Teruskan saja mengeluarkan semua uneg-uneg yang ada di hati, semuanya, jangan ada yang tersisa. Setelah masing-masing mengungkapkan jalan pikirannya, barulah kalian akan sadar posisi kekasih bagaimana. Cobalah membuka telinga untuk kekasihmu. Dia tidak akan bersamamu, tidak akan marah, tidak akan ngambek dan tidak akan peduli lagi jika memang sejak awal hubungan tak didasari rasa cinta. Jadi turunkan keegoisanmu dan mulailah mempraktekkan cara ini supaya hubungan tidak makin sakit.
3. Ingatkan Ikatan atau Komitmen
Setelah saling mendengarkan isi hati masing-masing, kamu kan sudah paham bagaimana cocoknya hubungan ini, diteruskan atau break dulu. Bila ternyata kekasihmu sudah halal, maka cara memperbaiki hubungan suami istri yang retak adalah dengan mengingatkan kembali ikatan sah yang sudah diikrarkan pada saat menikah. Tetapi bila masih belum, coba pertegas lagi kekuatan komitmen di awal hubungan. Apakah dulunya kalian memang berpacaran hanya sekedar main-main atau mengisi waktu senggang saja ?. Aku yakin, jika hanya sebatas itu, tidak mungkin kamu akan sampai membaca artikel ini sampai selesai.
4. Change
Berubahlah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Kamu boleh saja menjadi seperti yang diinginkan oleh kekasihmu setelah ia mengutarakan semua keluh kesahnya. Tapi jangan sampai menjadi orang lain hanya karena sedang mempraktekkan cara memperbaiki hubungan dengan mantan pacar. Alasan yang pertama, dia belum tentu jodohmu, yang kedua ‘sadarlah cinta sejati tidak akan memaksakan sebuah perubahan lalu kalau sudah bosan berjuang ditinggal begitu saja. Cinta yang sesugguhnya pasti dengan sabar menghadapi sifat buruk kita meskipun disakiti berkali-kali.’ Eits, bukan berarti aku mengizinkan kamu tetap pada sifat buruk yang membuat kalian berantem. Jika memang sayang, jangan menyiksanya terus agar  memaklumi sifatmu. Berubahlah menjadi lebih baik agar dia tidak putus asa memperjuangkanmu.


EmoticonEmoticon